Membuat Sendiri Desain Baju Pesta Muslim

Desain Baju Pesta MuslimBusana muslim semakin hari semakin menujukkan eksistensinya sebagai model busana yang patut dipertimbangkan keberadaannya. Semakin banyaknya wanita muslim yang mengenakan hijab (sering dijuluki hijaber) membuat perkembangan busana ini terus menunjukkan trend peningkatan dari tahun ke tahun.

Berbagai model dan peruntukan busana muslim terus dikembangkan, mulai model busana muslim untuk sehari-hari, model busana muslim untuk keperluan kerja, hingga model busana muslim untuk keperluan pesta. Gambar desain baju pesta muslim pun menjadi salah satu gambar busana muslim yang mudah ditemui di berbagai majalah baik majalah wanita biasa maupun majalah khusus fashion atau mode.

Membeli baju pesta muslim  tentu merupakan hal yang mudah dan lebih praktis untuk dilakukan saat ini seiring semakin maraknya toko-toko yang menjual busana muslim baik toko nyata maupun toko online. Namun bagi mereka yang memiliki kemauan, minat serta sedikit bakat untuk membuat sendiri desain gambar desain baju pesta muslim tentu akan memberi kebanggaan serta kepuasan tersendiri.  Berikut panduan langkah-langkah untuk membuat sendiri desain baju muslim (wanita):

1.  Menggambar pola dasar untuk baju dua bagian/ two pieces (bagian atas dan bagian bawah)

Pola dasar terdiri dari :

a.  Pola badan bagian atas, yakni mulai dari bagian bahu hingga ke pinggang. Pola dasar bagian ini ada dua yakni pola badan bagian depan (muka) dan pola badan bagian belakang.

b.  Pola badan bagian bawah, yakni mulai dari pinggang hingga mata kaki. Bagian ini biasa disebut pola dasar rok (bawahan) bagian muka dan bagian belakang.

c.   Pola lengan, mulai dari bagian bahu terendah sampai bagian pergelangan tangan. Bagian ini biasa disebut pola dasar lengan.

Ada pula pola badan untuk gambar baju pesta muslim jenis satu bagian (one piece) yang biasa disebut pola dasar gaun atau pola dasar baju terusan.

2.  Bagian-bagian Tubuh Yang Harus Diukur

a.    Lingkar leher atau biasa disingkat LL. Bagian ini diukur di sekeliling lingkar leher bawah, ukuran tersebut ditambah 1 cm.

b.    Lingkar badan disingkat LB. Bagian ini diukur pada bagian badan atas paling besar dan melalui puncak pada dada, ukuran tersebut ditambah 4 cm dari ukuran pas.

c.     Lingkar pinggang biasa disingkat LPc. Bagian ini diumur di sekililing pinggang dan bisa ditambah 4 cm atau cukup 2 cm.

d.    Tinggi panggul, disingkat TPa. Bagian ini diukur dari bawah ban pinggang hingga mata kaki.

Bagian-bagian selanjutnya yang diukur saat membuat gambar baju pesta muslim adalah panjang punggung, lebar punggung, panjang sisi, panjang muka, lebar muka, tinggi dada, lebar bahu, ukuran kontrol, panjang rok muka, lingkar lubang lengan, panjang lengan panjang, dan lingkar lengan panjang.

Persiapan Bahan Dan Alat Untuk Membuat Pola Gambar Desain Baju Pesta Muslim

1.  Meteran (untuk mengukur badan)

2.  Buku kostum atau buku pola

3.  Ukuran atau skala

4.  Pensil berwarna hitam (untuk membuat gambar garis-garis pola yang asli)

5.  Pensil berwarna merah (untuk membuat gambar garis pola jadi bagian depan atau bagian muka)

6.  Pensil berwarna biru (untuk membuat gambar garis pola jadi bagian

7.  Penggaris lurus, penggaris berbentuk siku, serta penggaris untuk mengukur bentuk panggul, lengan, serta leher

8.  Penghapus (dari karet)

9.  Kertas pola (biasanya digunakan kertas sampul berwarna coklat)

10. Gunting

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: